MENGUBAH MASALAH
Menjadi Mutiara
. . . . , tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
(Filipi 4:6)
Sebutir mutiara yang berkilauan selain sering digunakan sebagai perhiasan, juga digunakan untuk campuran kosmetik dan juga cat. Butir mutiara yang indah dihasilkan oleh kerang mutiara melalui suatu proses yang menyakitkan dan dalam kurun waktu yang panjang, yaitu selama dua sampai empat tahun, bahkan sampai tujuh tahun.
Pembentukan mutiara alami bukan karena masuknya pasir seperti anggapan banyak orang. Di habitatnya, kerang ini hidup di dasar laut yang dipenuhi pasir sehingga akan sangat banyak pasir yang masuk. Akan tetapi seberapa banyakpun pasir yang masuk, kerang akan dapat mengeluarkannya kembali tanpa efek apapun.
Proses pembentukan mutiara sebenarnya diawali dengan masuknya suatu organisme parasit yang dapat menembus kulit kerang. Bentuk parasit ini seperti cacing pengebor yang dapat menembus melalui dinding kulit kerang. Pada saat parasit ini mulai menembus dinding kerang, maka kerang akan mulai teriritasi. Untuk melindungi dirinya maka kerang akan mengeluarkan suatu lapisan berkilauan seperti lapisan pada dinding bagian dalam kulit kerang untuk membungkus parasit yang masuk. Proses pelapisan ini berlangsung terus menerus sehingga lama kelamaan akan terbentuk mutiara yang kita kenal.
Ada satu pelajaran yang sangat berharga dari proses pembentukan mutiara ini.
Suatu penderitaan yang di alami oleh kerang mutiara selama bertahun-tahun dihadapi dengan kesabaran dan ketekunan yang tanpa henti, yang pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang sangat indah dan berharga.
Sebagai orang percaya, dalam keseharian banyak sekali hal yang datang dalam kehidupan kita sebagai parasit pengganggu, kebanyakan kita akan mengeluh dan mengeluh sehingga tidak melihat mutiara yang berkilauan, dengan demikian kita gagal meyaksikan bahwa ada kuasa Tuhan yang sanggup mengubahkan segala masalah kita.
Kalau kerang mutiara dapat menyikapi gangguan yang ada dengan sikap positif yang kontinyu sehingga membuahkan sesuatu yang sangat indah dan berharga, maka kitapun harus mau belajar menghadapi segala sesuatunya dengan sikap yang sama. Kita bungkus semua masalah yang ada dengan doa, permohonan, dan pengucapan syukur maka Tuhan pasti mengubahkan semua masalah menjadi mutiara yang indah berkilauan dan berharga. Anda mau menemukan mutiara-mutiara dalam hidupmu? Mulailah menggantikan keluhan-keluhan dengan berdoa, memohon dan bersyukur kepada Tuhan. (paul herwanto)