berandateropongpelangifreeware
 
   

 

Index Teropong

Bangkit Jadilah Terang
Bawa Bodyguard
Belajar Kepada Semut
Bukan Sekedar Janji
God on the Mountain
Halal & Haram
Hamba yang Merdeka
Kasih Identik dengan Penginjilan
Keluar, Bukan Tempatmu
Keterbukaan Awal Pemulihan
Ketika Tuhan Menjawab
Membangun Kepedulian
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 1
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 2
Mengapa Tuhan Mengutuk Pohon Ara?
Mengubah Masalah Menjadi Mutiara
Menjebol Kemapanan
Menyiapkan Tunas Muda
Pelantikan yang Fenomenal
Pemberian Terbaik
Penginjilan Arwah
Perlukaan Untuk Pemulihan
Power of the True King
Raih Sukses Setelah Gagal
Ulet, Ulet dan Ulet
Menjadi Kepala Bukan Ekor
Lebih dari Pemenang
Logo Baru
Warga Kerajaan Allah
Berkat bagi Orang Percaya
Bertumbuh di dalam Iman

 

 

 

MENGAPA ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA ? (2)

Bukankah tampak seperti sesuatu yang konyol ketika Allah mau menciptakan manusia dan Dia telah mengetahui manusia akan jatuh dalam dosa tetapi Dia tetap menciptakan manusia? Allah yang menciptakan manusia adalah Allah yang mengasihi dengan kondisi walaupun, sehingga ketika Dia tahu bahwa manusia akan jatuh ke dalam dosa Allah tetap menciptakan manusia karena Dia tetap mengasihi manusia dalam kondisi apapun, dan Dia telah merencanakan penebusan yang sempurna agar dapat memulihkan manusia.

Semua yang Allah lakukan adalah karena Dia memiliki tujuan dalam menciptakan manusia yaitu : agar manusia menjadi tempat mencurahkan kasih-Nya yang tak terhingga. Bukankah hanya merupakan suatu khayalan apabila Allah dikatakan sebagai maha kasih kalau Dia tidak punya tempat untuk menyatakan kasih-Nya.

Bukti bahwa manusia diciptakan untuk menjadi tempat curahan kasih Allah. Kita lihat proses penciptaannya :

Pertama, setelah Allah selesai menciptakan seluruh ciptaan yang lain, barulah Dia menciptakan manusia agar manusia sejak pertama dapat melihat dapat merasakan betapa luarbiasanya kasih Allah.

Ke dua, Allah menciptakan manusia tidak tanggung-tanggung, Dia merupakannya serupa dan segambar dengan Allah sendiri. Bagaimana Allah dapat melakukan ini kalau Dia tidak merencanakan untuk mengasihi manusia dan menjadikannya sebagai tempat curahan kasih-Nya?

Ke tiga, ada sentuhan tangan Allah dalam pembentukan manusia. Ini tidak akan didapatkan pada ciptaan Allah yang lain, ini menunjukkan bahwa Allah mau membuat manusia berbeda dan sangat spesial dibandingkan dengan ciptaan yang lain.

Ke empat, setelah Allah selesai membentuk manusia Dia meniupkan nafas ke hidungnya. Ini berarti ada bagian dari diri Allah yang diberikan kepada manusia, ini juga yang membuat kita berbeda dengan mahluk hidup lainnya.

Ke lima, Allah memberikan otoritas penuh kepada manusia untuk mengelola semua yang telah Allah ciptakan.

Ke enam, ketika Allah mengetahui bahwa manusia akan jatuh ke dalam dosa, Dia merencanakan penebusan. Ini menggambarkan betapa Allah sangat mengasihi manusia sejak awal sebelum penciptaannya. Allah tidak mau kalau manusia lepas dari tangan kasih-Nya, Dia tetap mengasihi manusia walaupun manusia tidak taat dan berdosa.

Oleh sebab itu Allah melalui Yesus Kristus anak-Nya rela datang ke dalam dunia ini hanya untuk dapat menyelamatkan manusia yang sudah berdoa. Ini dilakukan Allah karena Dia tahu bahwa hanya oleh pengorbanan manusia yang tidak berdosa (Kristus) maka manusia dapat kembali statusnya menjadi anak-anak Allah.

    
Dari enam fakta-fakta yang kita dapatkan dari kebenaran firman Allah, dapatlah kita menarik kesimpulan bahwa tujuan sebenarnya Allah menciptakan manusia adalah agar manusia menjadi tempat curahan kasih-Nya yang tak terhingga. Dengan fakta-fakta ini adalah sudah selayaknya apabila sebagai orang percaya kita mempersembahkan tubuh ini sebagai persembahan yang  hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, karena itulah ibadah yang sejati, karena inilah yang hanya dapat menyukakan hati Allah.
  (paul herwanto)

 

 

www.kemurahanmu.com