berandateropongpelangifreeware
 
   

 

Index Teropong

Bangkit Jadilah Terang
Bawa Bodyguard
Belajar Kepada Semut
Bukan Sekedar Janji
God on the Mountain
Halal & Haram
Hamba yang Merdeka
Kasih Identik dengan Penginjilan
Keluar, Bukan Tempatmu
Keterbukaan Awal Pemulihan
Ketika Tuhan Menjawab
Membangun Kepedulian
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 1
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 2
Mengapa Tuhan Mengutuk Pohon Ara?
Mengubah Masalah Menjadi Mutiara
Menjebol Kemapanan
Menyiapkan Tunas Muda
Pelantikan yang Fenomenal
Pemberian Terbaik
Penginjilan Arwah
Perlukaan Untuk Pemulihan
Power of the True King
Raih Sukses Setelah Gagal
Ulet, Ulet dan Ulet
Menjadi Kepala Bukan Ekor
Lebih dari Pemenang
Logo Baru
Warga Kerajaan Allah
Berkat bagi Orang Percaya
Bertumbuh di dalam Iman

 

 

KASIH IDENTIK DENGAN PENGINJILAN

. . . , marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah,
tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
(I Yohanes  3:18)

Mahatma Gandhi tokoh pergerakan India yang sangat fenomenal, namanya selalu dikenang orang di seluruh dunia. Lahir  di Porbandar, India  tanggal 2 Oktober 1869. Pada tahun 1891 ia kembali ke India setelah menyelesaikan studi hukumnya di Inggris, kemudian dia memulai karier hukumnya di Bombay (sekarang Mumbai), akan tetapi kurang sukses.

Dua tahun kemudian seorang teman mengajaknya untuk bergabung dengan  perusahaannya di Durban, Afrika Selatan. Dia berharap bahwa di Durban akan mendapatkan tempat yang layak karena Negara ini didominasi oleh orang- orang kulit putih. Harapannya ini sia-sia karena dia diperlakukan sebagai minoritas.
Perlakuan orang kulit putih yang sangat membedakan ras ini membuatnya sangat kecewa. Dalam pikirannya selama ini orang kulit putih identik dengan kekristenan berarti identik dengan kasih Kristus. Selama di Inggris dia begitu kagum dengan Kristus sebagai tokoh yang penuh kasih.

Gandhi adalah seorang tokoh yang dikenal berjuang dengan kasih tanpa kekerasan. Ini semua karena ajaran Kristus  begitu melekat dalam dirinya,  tetapi dia begitu kecewa dengan orang-orang yang mengaku dirinya Kristen tetapi tidak mengenal kasih. Gandhi begitu menghayati ajaran kasih Kristus, akan tetapi kekecewaannya membuat dia menolak untuk menerima Kristus.

Penginjilan bukanlah  sekedar penyampaian ayat-ayat firman Allah secara teoritis. Orang-orang di sekitar menantikan apa yang dapat diperbuat oleh seorang Kristen yang katanya penuh dengan kasih. Keberhasilan penginjilan hanya dapat dicapai apabila kita dapat mengaplikasikan kasih secara langsung di tengah dunia yang kehilangan kasih. Kita tidak mau lebih banyak lagi orang yang menolak Kristus karena tidak melihat  kasih  Kristus  di dalam kehidupan kita, jangan tambahkan orang yang kecewa seperti Gandhi. (paul herwanto)

 

 

 

www.kemurahanmu.com