berandateropongpelangifreeware
 
   

 

Index Teropong

Bangkit Jadilah Terang
Bawa Bodyguard
Belajar Kepada Semut
Bukan Sekedar Janji
God on the Mountain
Halal & Haram
Hamba yang Merdeka
Kasih Identik dengan Penginjilan
Keluar, Bukan Tempatmu
Keterbukaan Awal Pemulihan
Ketika Tuhan Menjawab
Membangun Kepedulian
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 1
Mengapa Allah Menciptakan Manusia 2
Mengapa Tuhan Mengutuk Pohon Ara?
Mengubah Masalah Menjadi Mutiara
Menjebol Kemapanan
Menyiapkan Tunas Muda
Pelantikan yang Fenomenal
Pemberian Terbaik
Penginjilan Arwah
Perlukaan Untuk Pemulihan
Power of the True King
Raih Sukses Setelah Gagal
Ulet, Ulet dan Ulet
Menjadi Kepala Bukan Ekor
Lebih dari Pemenang
Logo Baru
Warga Kerajaan Allah
Berkat bagi Orang Percaya
Bertumbuh di dalam Iman






 


 

 

BAWA BODYGUARD ?

 

Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, . . .

(Mazmur  34:8)

           

Pengalaman ini terjadi sudah sangat lama, akan tetapi begitu membekas dan sangat melekat. Ketika itu saya sedang menyelesaikan kuliah, biasanya kami berkumpul bersama teman-teman untuk membahas mata kuliah tertentu. Maklum tiap dosen mempunyai kebiasaannya sendiri dalam memberikan pola soal, jadi untuk itu biasanya kami berembuk membahas bagaimana cara menjawab pertanyaan sang dosen agar sesuai seleranya.

Suatu kali saya bermaksud menemui seorang teman, ternyata ibunya seorang peramal  yang cukup disegani. Saat itu telepon masih langka jadi tanpa janji dulu langsung ke rumahnya. Di depan rumahnya ternyata pintu sudah terbuka, kekhawatiran muncul jangan-jangan teman yang dicari tidak di rumah. Benar saja, pintu diketuk yang keluar sang ibu. Anehnya, ketika beliau menghampiri pintu,  matanya terbelalak lalu bertanya : “kamu datang dengan siapa”? Saya jawab bahwa saya datang sendiri, memangnya kenapa tante? Beliau cuma bengong, baru setelah ditanya dua kali barulah beliau menjawab bahwa dia melihat saya datang dengan seseorang yang berdiri di belakang saya, berjubah putih dan berperawakan tinggi. Wah dikiranya saya bawa bodyguard.

Selepas itu beliau mencoba untuk mulai mengintimidasi dengan kebolehannya, dia mencoba untuk melihat letak rumah dan juga melihat keadaan ibu saya, perawakan dan juga kesehatannya. Anehnya, Semua yang dilihatnya tidak ada yang cocok alias meleset. Saat itu saya sadar bahwa ada kuasa Tuhan yang melindungi dengan mengintimidasi sang ibu di awal pertemuan. Ketika kemudian beliau meminta tolong untuk diantar ke suatu tempat, dalam perjalanan dia menanyakan apakah saya ke gereja? Ketika saya meng-iyakan, beliau menjawab : “memang kuasa Tuhan di atas segalanya”. Wow, suatu pengakuan yang jujur setelah mengalami bagaimana dasyatnya penyertaan dan perlindungan Tuhan atas seorang anak-Nya, dan Iblis dikalahkan! (Paul Herwanto)



 

 

 

www.kemurahanmu.com